Tari Melinting: Tarian Sakral Gawi Adat

Teknokra.id - Tari Melinting merupakan tarian khas daerah Lampung. 

Tarian yang meruapakan peninggalan dari Kerajaan Melinting ini awalnya meruapakan tarian mutlak keluarga Ratu Melinting sebelum akhirnya mengalami perkembangan dan disempurnakan. 



Tarian ini ditampilkan di Sesat atau Bale adat saat gawi adat dengan ditarikan oleh putra putri Ratu Melinting. 

Setelah mengalami perkembangan, tarian sakral ini berubah fungsinya menjadi hiburan dengan adanya modifikasi-modifikasi pada busana, gerak, aksesoris, dan tata rias. 

Dulu penari putra akan mengenakan kopiah emas melinting, baju, serta jung sarat yang diselempangkan, baju teluk belanga, kain tuppal disarungkan, kipas warna merah, bulu seretei, sesapur handak putih, bunga pandan, dan celana panjang putih. 

Sekarang, penari putra memakai kopiah emas pepadun, baju teluk belanga, kain tapis, kipas warna bebas, dan bulu seretei.

Tarian yang diiringi oleh musik kolintang ini memiliki gerakan berbeda sesuai dengan penari putra dan penari putri. 

Tarian ini memiliki dua bentuk gerak, yakni gerak murni yang merupakan gerak yang ditarikan untuk mendapatkan estetika, dan gerak maknawi gerakannya menggambarkan sesuatu (Penulis: Rahel Azzahra). 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel