Perbedaan AHA, BHA dan PHA : Kenali Fungsi dan Kegunaannya

teknokra.id - AHA, BHA dan PHA merupakan bahan aktif yang termasuk dalam jenis eksfoliator kimia. bahan ini biasanya terdapat pada kandungan skincare yang berfungsi untuk ekfoliasi  wajah. Eksfoliasi sendiri merupakan proses mengangkat sel kulit mati yang menumpuk di lapisan paling atas kulit. 

Meski kulit akan mengganti selnya secara alami setiap 30 hari, namun menurut penelitian sel-sel yang mati tidak rontok seluruhnya  sehingga seringkali menumpuk  di permukaan kulit. 

Jika dibiarkan maka sel kulit mati dapat menyumbat pori-pori dan mengakibatkan berbagai masalah pada kulit seperti kusam, berjerawat dan sebagainya. 

Sehingga penting untuk melakukan eksfoliasi 1-2 kali dalam satu minggu untuk membantu kulit menjadi lebih bersih dan sehat.    

Meski eksfoliasi seringkali dikaitkan dengan perawatan wajah,  sebenarnya eksfoliasi dapat dilakukan pada beberapa bagian tubuh seperti leher dan dada, tubuh, kulit kepala, area khusus seperti ketiak dan selangkangan. 

Selain eksfoliasi kimia menggunakan AHA, BHA dan PHA, eksfoliasi juga dapat dilakukan secara fiisk menggunakan scrab. Namun jenis yang paling dianjurkan untuk wajah adalah eksfoliasi kimia.  

Eksfoliasi kimia menggunakan bahan seperti AHA, BHA dan PHA juga tidak bisa dilakukan sembarangan. 

Meskipun sama-sama berfungsi sebagai eksfoliasi,  baik AHA, BHA, dan PHA memiliki perbedaan mendasar yang  berpengaruh pada hasil eksfoliasi jika dilakukan sembarangan.

Mengenal Perbedaan AHA, BHA dan PHA

AHA (Alpha Hydroxy Acid)

AHA adalah asam yang larut dalam air dan bekerja di permukaan kulit. AHA mempunyai berbagai fungdi seperti mengangkat sel kulit mati, mencerahkan kulit kusam, meratakan wana kulit, serta membuat kulit menjadi lebih halus. 

Karena AHA fokus bekerja mengangkat kulit mati di permukaan kulit, maka AHA lebih cocok digunakan untuk orang yang memiliki jenis kulit normal, kusam dan kering. Pada skincare biasanya AHA menggunakan nama lain seperti Gycolic Acid, Lactic Acid, dan Mandelic Acid. 

BHA (Beta Hydroxy Acid)

BHA atau yang memiliki nama lain Salicylic Acid adalah bahan aktif berupa asam yang larut dalam minyak. 

BHA bisa masuk ke dalam pori-pori dan mengontrol minyak berlebih yang ada pada wajah. Kandungan ini cocok digunakan untuk kulit berminyak, berjerawat , kulit dengan komedo dan pori-pori besar. 

PHA (Poly Hydroxy Acid)

PHA turunan AHA tetapi memiliki molekul yang lebih besar. Karena molekulnya yang lebih besar ini membuat PHA bekerja lebih lembut pada kulit. Zatnya yang lembut cocok digunakan untuk kulit 

Kapan waktu yang tepat untuk melakukan eksfoliasi?

Meski fungsinya baik, namun menggunakan produk eksfoliasi berlebih tidak dianjurkan. 

Penggunaan eksfoliasi terlalu sering justru dapat  membuat kulit kehilangan kelembaban yang berakibat kulit menjadi kering dan merusak skin barrier. 

Baiknya lakukan eksfoliasi 1-2 kali dalam satu minggu. Namun jika tidak terjadi iritasi dapat ditingkakan frekuensi penggunaanya.

Jika eksfoliasi menggunakan zat AHA dan BHA sebaiknya lakukan eksfoliasi pada malam hari. Kandungan AHA dan BHA yang berfungsi mengangkat kulit mati akan membuat kulit menjadi lebih sensitif terhadap cahaya matahari. 

Sehingga untuk menghindari resiko kulit perih dan terbakar gunakan pada malam hari.

Sedangkan kandungan PHA yang lebih lembut dapat digunakan pada pagi atau malam hari.

Setelah melakukan eksfoliasi terutama memakai AHA dan BHA baik pagi atau malam hari wajib menggunakan sunscreen  agar kulit lebih terlindungi dari cahaya matahari. 

Bahan pada Skincare yang tidak boleh dipakai bersamaan dengan AHA, BHA, PHA

Ada beberapa zat pada skincare yang tidak boleh dipakai bersamaan dengan AHA, BHA dan PHA diantaranya vitamin c dan retinol. Jika keduanya dipakai bersamaan dapat meningkatkan resiko kulit iritasi berat, kemerahan hingga skin barrier rusak. 

Hal ini disebabkan kandungan vitamin c dan retinol yang juga berupa zat aktif. Zat aktif pada  retinol berfungsi meregenerasi kulit sedangkan zat aktif pda AHA/BHA/PHA berfungsi mengangkat sel kulit mati. 

Jika keduanya digunakan bersamaan maka akan terjadi over eksfoliasi yang artinya lapisan kulit terangkat secara berlebihan. Sehingga kulit menjadi kering dan iritasi.

Penggunaan AHA/BHA/PHA bersamaan dengan vitamin c juga dapat membuat kulit iritasi karena kandungan ph yang berbeda.

Sebaiknya gunakan AHA/BHA/PHA terpisah dengan retinol dan vitamin c. Jika retinol dan vitamin c digunakan pada pagi hari maka AHA/BHA/PHA bisa dipakai di malam hari.