“Interstellar” : Menerobos Batas Waktu Dan Emosi Dalam Perjalanan Luar Angkasa

Teknokra.id - "Interstellar", hasil karya sutradara hebat berkebangsaan inggris, Christopher Nolan, yang dirilis pada tahun 2014. Sebuah film yang menceritakan tentang perjalanan sekelompok astronot yang melakukan ekspedisi luar angkasa melewati lubang cacing untuk mencari planet baru yang layak dihuni oleh manusia, perjalanan mereka dianggap sebagai upaya menyelamatkan manusia dari bumi yang mengalami krisis ekologis dan berakhir mengancam keberlangungan hidup manusia.

Tidak hanya menyuguhkan visual yang mengesankan, efek audio yang menambah film ini lebih memukau. Film ini menyajikan kisah yang  apik, juga konsep ilmiah yang kompleks dengan berbagai teori fisika tingkat lanjut di dalamnya. Dalam artikel ini, kita akan membahas secara mendalam beberapa aspek menarik dari film yang memukau ini.

 

1. Menjelajahi Ruang-Waktu dan Relativitas

     Salah satu konsep ilmiah yang menjadi dasar dalam "Interstellar" adalah ruang-waktu dan relativitas. Konsep ini diilustrasikan dalam ketika perjalanan luar angkasa, para tokoh utama menghadapi efek gravitasi yang berpengaruh terhadap perbedaan waktu yang signifikan antar planet. Planet-planet yang berada dekat dengan lubang cacing mengalami perbedaan waktu yang signifikan, dimana salah satu scene-nya digambarkan dengan satu jam di planet miller sama dengan tujuh tahun di bumi, hal ini menciptakan konflik emosional yang mendalam antara astronot dan orang - orang yang mereka tinggalkan di bumi.


2. Keluarga dan Pengorbanan

    Aspek ini diilustrasikan melalui kisah hubungan tokoh utama, antara Joseph Cooper dengan putrinya, Murph. Perjalanan luar angkasa Cooper untuk menyelamatkan umat manusia menghadirkan konflik emosinal antara dia dan putri nya. Cooper dihadapkan dengan dua pilihan sulit, antara tugas besarnya sebagai seorang astronot dan kewajibannya sebagi seoorang ayah. Pengorbanan yang Cooper lakukan mengarah pada perasaan kehilangan sosok putrinya, Murph, dan momen yang terlewat akibat efek relativitas yang membuat waktu di bumi berjalan lebih cepat dari waktu yang dimiliki Cooper saat perjalanannya di luar angkasa.


3. Penjelajahan Eksoplanet

    Hal ini mengacu pada penggambaran perjalanan para astronot ke berbagai planet di luar tata surya, yang disebut eksoplanet. Dalam film ini, tim astronot menjelajahi beberapa planet yang menarik dengan karakteristik yang unik. Masing - masing planet memiliki kondisi lingkungan yang ekstrem juga kondisi cuaca dan topografi yang tak biasa menjadi tantangan tersendiri bagi para penjelajah, baik secara fisik maupun emosional. Misalnya pada pada planet Miller’s, yang terendam air dan memiliki gelombang besar, sementara di planet Mann’s banyak ditutupi oleh awan yang tebal dan mengandung atmosfer beracun. Dengan penggambaran ini, dirasa akan memberikan gambaran pada penonton tentang keberagaman eksoplanet.


4. Kritik Ketidakpedulian Lingkungan

    Dibalik misi besar para astronot ini ada kepentingan global yang cukup menjadi urgensi, yakni masalah bumi yang mengalami krisis ekologis. Berlatar belakang dari hal itu, film ini memberikan kritik yang tersirat pada ketidakpedulian manusia terhadap lingkungan dan reminder terhadap konsekuensi jangka panjang dari ativitas yang dapat merusak bumi sebagai planet yang kita tinggali.


5. Menggali Potensi Kemanusiaan dalam Menghadapi Tantangan

    Dalam film ini, kita dihadapkan pada pandangan yang luar biasa mengenai betapa hebatnya potensi manusia dalam menemukan kekuatan pada saat paling sulit sehingga dapat menghidupkan harapan dalam situasi yang penuh tantangan. Melalui petualangan melintasi luar angkasa yang penuh perhitungan dan risiko yang melekat, film ini dengan tegas mengilustrasikan bahwa manusia mampu melampaui kendala fisik dan emosional.


Dengan petualangan luar angkasa yang memiliki alur cerita yang sulit untuk ditebak. "Interstellar" tidak hanya menyuguhkan elemen sains yang menarik, tetapi juga menyentuh tema hubungan keluarga yang kuat. Dari daya tarik planet asing, hingga pesan tersirat tentang kepedulian lingkungan. Film ini menggabungkan berbagai unsur dengan apik. Dengan efek visual yang mengagumkan dan lapisan cerita yang mendalam, "Interstellar" memberikan pengalaman menonton yang luar biasa dan layak menjadi tontonan yang wajib disaksikan. (Penulis : Gilang Permana)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel