Siger dan Tapis, Dua Simbol Kebanggaan yang Mulai Dilupakan

Teknokra.id- Halo Sobat Teknokra! Kalau kamu orang Lampung atau pernah pergi ke Lampung, pastinya sudah familiar dengan Siger dan kain Tapis. Keduanya bukan sekadar hiasan atau aksesori adat biasa. Siger dan Kain Tapis Lampung ada nilai-nilai budaya yang sangat dalam  yang bisa kamu kenal lebih dalam.

Siger adalah mahkota adat khas Lampung yang berbentuk seperti tanduk melengkung ke atas. Warnanya kuning keemasan dan bentuknya sangat khas. Siger bukan sembarangan dipakai tetapi menjadi simbol kehormatan, kemuliaan, dan identitas perempuan Lampung. Siger biasanya dipakai pada upacara-upacara besar seperti pernikahan adat dan penyambutan tamu kehormatan.

Sementara itu, kain Tapis adalah kain tenun tradisional Lampung yang proses pembuatannya tidak mudah. Benang-benang emas atau perak ditenun secara manual ke atas kain dasar berwarna gelap, membentuk pola geometris. Satu lembar kain Tapis biasanya membutuhkan waktu berbulan-bulan untuk diselesaikan, tergantung dari kerumitan motifnya. Karena itulah Tapis bukan hanya kain biasa, melainkan karya seni yang bernilai tinggi bagi orang Lampung.

Sayangnya, generasi muda Lampung sekarang tidak banyak yang benar-benar memahami filosofi di balik kedua warisan ini. Siger dan Tapis sering hanya hadir di momen tertentu seperti  pameran budaya dan upacara adat,tapisekarang banyak dari orang lampung minim mewariskan cerita ataupun teknik pembuatan kain tersebut. Kalau ini terus terjadi, lambat laun dua simbol kebanggaan ini bisa jadi sekadar pajangan tanpa tahu asal usul atau filosofinya.

Oleh karena itu sudah saatnya kita, terutama kaum muda, mulai belajar dan bangga menceritakan kembali dan mempelajari budaya kita sendiri. Karena kalau bukan kita yang menjaganya, siapa lagi? (Penulis: Nadia Felisa).