Kenali Child Grooming yang Viral Lewat Memoar Broken Strings Aurelie Moeremans

teknokra.id - Belakangan sedang viral memoar berjudul Broken Strings yang ditulis oleh aktris cantik Aurelie Moeremans. Melalui tulisan tersebut Aurelie menceritakan kisah pilu saat dirinya menjadi korban child grooming ketika berusia 15 tahun. 

Tak hanya itu, ia juga mengalami kekerasan fisik dan psikis yang membuatnya trauma.  Memoar ini mendapat etensi besar dari publik, sebagian besar pembaca terkejut dan ikut berempati terhadap apa yang dialami oleh Aurelie sebagian lagi masih merasa bingung terhadap arti child grooming itu sendiri. 

Sederhananya, child grooming adalah upaya pendekatan yang intens dilakukan  oleh orang dewasa kepada anak-anak  dengan tujuan memanipulasi psikologis agar anak terperdaya dan mengikuti semua keinginannya.  

Sebenarnya child grooming sudah lama ada dan kerap terjadi disekitar kita. Namun terkadang luput dari kesadaran lingkungan sekitar karena dilakukan diam-diam dan secara perlahan dalam waktu yang lama. 

Biasanya grooming dimulai dengan kepedulian dan perhatian kecil yang membuat anak merasa aman dan percaya. Sehingga tidak sadar telah masuk dalam perangkap manipulasi.

Ciri-Ciri Child Grooming yang Sering Terjadi

• Anak menjalin hubungan dekat dengann orang dewasa yang jauh lebih tua tanpa alasan yang jelas

• Anak sering berkomunikasi dengan orang lain secara diam-diam

• Perubahan perilaku seperti menjadi tertutup, emosional, atau cemas secara tiba-tiba

• Menerima hadiah, uang atau barang dari orang asing secara berlebihan

• Menarik diri dari lingkungan sosial; Pelaku biasanya mencoba menjauhkan anak dari orang terdekat dengan cara menjelekkan orang tua atau figure otoritas. Sehingga anak merasa hanya memiliki ruang aman ketika bersama pelaku

Dampak yang dialami anak yang terkena child grooming

Anak yang terkena child grooming  berpotensi mengalami berbagai dampak serius baik fisik maupun psikologis dalam jangka panjang. Anak yang terkena child grooming dapat mengalami perasaan kurang percaya diri, trauma, depresi hingga gangguan kecemasan. 

Dalam hal ini, anak harus mendapat penanganan serius dari psikolog untuk membantu memulihkan kembali kesehatan mentalnya.

Cara Mencegah Child Grooming

Peran lingkungan sekitar terutama orang tua merupakan hal penting dalam upaya pencegahan Child Grooming. Langkah yang bisa dilakukan diantaranya:

• Bangun kedekatan dengan anak dan beri pengertian agar selalu terbuka kepada orang terdekat

• Orang tua dapat mengajarkan anak untuk tidak mudah percaya pada orang lain terutama yang baru dikenal.

• Pantau secara bijak aktivitas anak terutama saat menggunakan gadget. 

• Peka terhadap perubahan sikap anak  yang terjadi secara tiba-tiba

• Berikan pendidikan seks sesuai usia dan ajarkan anak untuk tegas mengatakan tidak ketika ada yang  ingin menyentuh area privasi atau melakukan hal yang membuatnya tidak nyaman.

Child Grooming sangat berbahaya karena mempermainkan psikologis anak yang belum stabil. Disini peran lingkungan sekitar sangat penting, kesadaran masyarakat terhadap upaya child grooming dapat membantu anak terhindar dari manipulasi orang dewasa.